Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[Info] Apa dan Bagaimana Terjadinya Petir

Sobat New Generations...

Sedikit curhat nie sobat. Belakangan ini hampir dipastikan ketika saya pulang dari beraktifitas berkisar antara pukul 16.00 WIB atau lebih saya selalu kehujanan saat dijalan. Parahnya lagi bukan hanya hujan yang deras sobat, tetapi terkadang disertai pula dengan kilat yang cukup menakutkan. Apalagi bila saya tetap nekat
berkendara sepeda motor. Nah, dari situlah saya berpikir sebenarnya apa kilat itu, dan bagaimana terjadinya. Sebenarnya ketika kita masih duduk dibangku SD atau SMP dulu ada materi pelajaran IPA yang membahas tentang KILAT. Tapi karena saya tipe orang yang pelupa, jadi saya coba mencari info ini lagi melalui internet. Dan akhirnya saya sekarang paham apa itu kilat dan bagaimana terjadinya. 


Bagi sobat yang belum tahu, ada baiknya sobat baca artikel yang saya buat ini.

Petir atau disebut kilat atau juga bisa disebut halilintar merupakan fenomena alam yang umumnya terjadi pada saat musim penghujan, yang diawali dengan kilatan cahaya. Sesaat kemudian akan terdengar suara menggemuruh yang disebut dengan guntur atau gluduk dalam bahasa Jawa. Kenapa terlihat cahaya dulu, baru kemudian terdengar suara?

Untuk pemahaman yang lebih mudah, kita memakai analogi sebuah kapasitor besar, yang dimana lempengan pertama yaitu awan, lempengan ini bisa negatif ataupun positif dan lempengan kedua yaitu bumi yang mempunyai sifat netral. Seperti yang sudah kita ketahui, kapasitor merupakan sebuah elemen negatif di dalam hubungan listrik yang dapat menyimpan daya sejenak atau bisa disebut energy storage. Seperti juga petir, dimana terdapat awan yang bermuatan negatif dan positif.

Proses terjadinya muatan di dalam awan, karena awan berjalan secara teratur, dan selama perjalanannya dia akan berhubungan dengan awan-awan lainnya yang mengakibatkan berkumpulnya muatan negatif di salah satu sisi, entah itu di atas atau di bawah. Sedangkan muatan positif berkumpul di sisi lainnya. Apabila perbedaan potensial diantara awan dan bumi besar, akan mengakibatkan terjadinya pemgbuangan muatan negatif atau disebut elektron. Dalam proses pembuangan ini, udara merupakan media yang akan dilalui elektron. Apabila pada saat muatan elektron dapat menembus batas isolasi udara inilah menjadikan suara ledakan atau guntur. 

Kenapa Petir lebih sering terjadi di musim penghujan? Karena pada saat musim penghujan, udara mengandung lebih banyak kadar air yang tinggi, yang mengakibatkan daya isolasi udara turun dan arus lebih gampang melewati. Ini terjadi karena adanya perbedaan waktu kemunculan yang diakibatkan adanya selisih antara kecepatan suara dengan kecepatan cahaya.


Semoga bermanfaat info ini sob, Terima kasih telah berkunjung.

Salam,
Yang Muda Yang Terdepan